Sunday, April 6, 2008

Periklanan

Pengertian dan Tujuan Periklanan

Periklanan adalah suatu komunikasi massa yang dapat menciptakan kesadaran kepada masyarakat yang dijadikan sasaran, menanamkan informasi, mengembangkan sikap, dan mengharapkan adanya tindakan yang menguntungkan bagi pengiklan atau ketertarikan dan pembelian oleh masyarakat kepada produk yang diiklankan. Kasali (Pemasaran Iklan, 1995: 8) mendefinisikan iklan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk kepada masyarakat lewat suatu media. Iklan adalah bagian dari bauran promosi (promotion mix), dan bauran promosi adalah bagian dari bauran pemasaran (marketing mix). Iklan merupakan pesan yang menawarkan sebuah produk kepada khalayak lewat suatu media yang bertujuan mendekati masyarakat secara persuasif agar mencoba dan akhirnya membeli produk yang ditawarkan. Kontribusinya telah menjadi referensi kebutuhan masyarakat. Ia "mengalir" bagaikan air sungai yang terus berusaha mengusik wilayah kognisi khalayak, ia hadir tanpa mengenal batas ruang dan waktu dalam merongrong emosi masyarakat yang dijadikan sasarannya. Kotler (Manajemen Pemasaran, 2002, h. 56) mendefinisikan periklanan sebagai “bentuk promosi non pribadi tentang ide, barang dan jasa yang dibayar oleh sponsor tertentu,” dan melihat tujuan periklanan dalam tiga jenis, yaitu menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan.

Iklan dalam peluncuran suatu produk dan atau iklan yang menonjolkan manfaat produk biasanya dikatagorikan sebagai iklan yang bersifat informatif. Adapun iklan yang bersifat membujuk, berperan sangat penting bagi perusahaan dengan tingkat persaingan produk yang tinggi. Biasanya iklan yang bersifat membujuk ini dituangkan dalam pesan perbandingan (comparative advertising). Iklan yang bersifat mengingatkan digunakan untuk produk yang sudah mapan dan sudah mempunyai konsumen tertentu.

Monle lee dan Carla Johnson (2004:10) membagi fungsi dari periklanan menjadi: pertama, memberikan informasi, periklananan dapat menambah nilai suatu produk dengan memberikan informasi tentang produk, ciri-ciri dan lokasi penjualan dan juga menginformasikan tentang produk-produk baru kepada konsumen; kedua, persuasif atau membujuk atau mempengaruhi para konsumen untuk membeli merek-merek tertentu atau mengubah sikap merekea terhadap produk atau perusahaan; ketiga, pengingat, terus menerus mengingatkan konsumen tentang sebuah produk sehingga mereka akan tertap membeli produk yang diiklankan tanpa memperdulikan merek-merek pesaingnya

Dalam buku Terence A. Shimp yang berjudul “Periklanan Promosi aspek tambahan komunikasi pemasaran terpadu (2003: 368) tentang tujuan periklanan mengatakan bahwa tujuan-tujuan berhubungan dengan tujuan dari komunikasi atau penjualan spesifik yang perlu dicapai pada tahap sekarang dalam siklus kehidupan merek. Iklan didesain untuk mencapai beberapa tujuan : (1) Membuat pasar sasaran menyadari (aware) akan suatu merek baru, (2) memfasilitasi pemahaman konsumen tentang berbagai atribut dan manfaat merek yang diiklankan dibandingan merek-merek pesaing, (3) meningkatkan sikap-sikap dan mempengaruhi niatan untuk membeli, (4) menarik sasaran agar mencoba produk, dan (5) mendorong perilaku pembelian ulang.

0 komentar: